10 Pertanyaan dari Orang Bule yang Sulit Dijawab
Humor Indonesia -Suatu hari, gue membaca sebuah blog milik seorang teman wanita yang menikah dengan orang Prancis kalau nggak salah.
Mereka kemudian tinggal di New York untuk beberapa tahun.
Suatu hari, si suami nguping pembicaraan istrinya yg lagi ngobrol dengan temen Indonesianya lewat telfon.
Usai nelfon, si Istri ditanya oleh suaminya yang bule
“What is the meaning of ‘Siih’, ‘Lhooo’, ‘Waaah’ and ‘Dooong’ ?”
Si Istri ketawa dan menjawab “Itu semua nggak ada artinya”
“Lalu kenapa dipake kalau ga ada artinya?”
Istrinya menjawab balik, “Itu penekanan ajaa”
“Ooohh…” lanjut si bule.. kemudian dia tiba tiba berkata
“I love you… dong?”
HAHAHAHAHAHAHAHHAHAHA
….
Kadang kadang, ada beberapa hal yang susah untuk dijelaskan kepada bule.
Ada pertanyaan dari mereka yang entah kenapa susah untuk kita jawab.
Contoh, berikut adalah beberapa pertanyaan dari bule yang ga bisa gue jawab
“Why do Indonesians eat ‘Torpedo’ ??”
“What is Kualat?”
NAAAAAAAAAAAAAH
Kemarin malam gue nanya sama pendengar gue (Hardockers) ketika siaran di Provocative Proactive (Kamis malam jam 20.00)
Dan berhasil mengumpulkan TOP TEN PERTANYAAN DARI BULE YANG SUSAH DIJAWAB.
10. “Why is everybody in a hurry??”
Ditanya seorang bule ketika dia liat mobil mobil pada nyalip lewat bahu jalan tol
9. “Why do you still live with ur parents?”
Ditanya seorang bule kepada seorang wanita 25 tahun. Nampaknya si bule membandingkan dengan tempat tinggalnya di Amerika
8. “Can you teach me how to say R?”
Maksudnya R-nya Indonesia. Hehehehe
7. “Why do you call me BULE?”
6. “What is Ojek in english?”
5. “Is this Kampong?”
Ditanya oleh bule yang terkejut dibawa lewat jalan tikus
4. “Why are we not moving”
Ditanya sama bule yang lagi naik angkot. Yang ditanya mau jawab ngetem tapi ga tau bahasa inggrisnya ngetem apa…
3. “Why would anyone in the world would give its son’s name booty man(budiman)?”
2.”What’s the difference between ‘Ya iyalaah’ and ‘Ya iya dooong?”
1. “What are you eating?”
Masalahnya yang ditanya lagi makan otak otak… bingung deh dia jawabnya.. masak dijawab BRAIN BRAIN?
HAHAHAHAHAHAHAHA
Kelas Bahasa Indonesia...
Humor Indonesia -Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa
Indonesia yang paling ditakuti telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang
seperti harimau kelaparan.
Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi saja, Kalau
begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru...
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, kan lebih bagus didengar dan
penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik!! Hari ini saya mau menguji
kalian semua tentang lawan kata atau antonim kata. Kalau saya sebutkan
perkataannya, kamu semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya,
mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru...
Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!!!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid: Belum! belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Dilepaskan tengah malam itu!!!
Muka Bu Guru merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil buku-bukunya dan
keluar ruangan. Murid-murid merasa lega kerana guru yang paling ditakuti
oleh mereka telah keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga
karena telah dapat menjawab semua pertanyaan tadi.
Siapa yang Lebih Bodoh?
Humor Indonesia - Suatu hari ada seorang nenek2 tuaaa sekali berjalan di tepi jalan raya keluar dari pasar dekat kampungnya. Karena kondisi jalan yang sepi, dengan tiba2 itu nenek nyebrang. Apesnya datang seorang pemuda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Kontan saja pemuda itu menekan rem keras2.
Sontak pemuda itu marah "Dasar nenek2 guoblookk!! nyebrang ga liat2!!"
Karena kaget mau ditabrak dan dibentak nenek itu pun marah
"Yang GUUUOBLOKnya bukan main itu kamu!! masak nabrak nenek2 aja ga kena??!!!!"
Bikin Kesal di Pasar
Humor Indonesia - Seorang bapak berencana membeli seekor ayam yang kebetulan penjualnya seorang ibu.
Bapak : "Bu, ada ayam dari Madura nggak?".
Ibu : (diambilnya ayam yg berwarna merah sambil bepikir bapak ini ada-ada saja) "nih, ayam Madura".
Sambil menimbang berat ayam, si bapak menyodok pantat ayam tersebut dengan jarinya.
Bapak : "Ini ayam dari Malang bu, coba yang lainnya".
Ibu : "kalau yang ini" (sambil menyodorkan ayam warna putih).
Si bapak menyodok lagi pantat ayam warna putih dengan jarinya sambil berkata: "ini ayam dari Bandung bu".
Berkali-kali si bapak mengulang menyodok pantat ayam yang lainnya (hampir semua pantat ayam disodok oleh bapak tersebut, tapi nggak ada yg cocok).
Ibu : (sambil menggerutu): "Bapak ini mau beli ayam nggak?".
Bapak : "Benar Bu, tapi yang dari Madura. Coba itu yg warna Hitam".
Ibu : (sambil menyodorkan ayam yang warna hitam)"ini yg terakhir".
Setelah menyodok pantat ayam hitam tersebut, si bapak berkata, "Ini baru ayam dari Madura. Berapa harganya?".
Ibu (masih marah): "Rp.75.000,-". (Padahal biasanya harganya cuma Rp.25.000/ekor).
Bapak (sambil menyerahkan uang Rp.100.000,-): "Bu, kalau jualan jangan suka marah. Nanti nggak punya langganan lho...., eh..... ngomong-ngomong Ibu asal mana, Semarang ya?".
Ibu : (masih marah) "Bukan..., Lihat aja sendiri........"
(Sambil menyodorkan pantatnya agar disodok oleh bapak itu).
Menyeberang Jalan
Ada Ada Saja -Kakek Bedul berjalan kaki ke pasar. Untuk menyingkat waktu, dia tidak menggunakan jembatan penyeberangan orang, melainkan memilih menyeberang jalan.
Sewaktu dia mau menyeberang tiba tiba ada sebuah metromini nyelonong. Sopirnya marah-marah, “Eh kalau nyeberang jalan pake mata dong! Untung saja pengalaman aku sudah 10 tahun pegang setir, kalo kagak pasti ketabrak lu!”
Kakek Bedul tak mau kalah. “Eh.. ngomong yang bener, baru 10 tahun saja pegang setir udah sombong. Gue nih udah 25 tahun pengalaman nyeberang jalan kagak sombong.”
Pemadaman Listrik
Ada Ada Saja -Akhir-akhir ini kampung Bedul sering mengalami gangguan aliran listrik. Sehari bisa terjadi tiga kali pemadaman. Bahkan, yang menjengkelkan warga, waktu pemadamannya bisa berjam-jam.
Bedul pun memelopori warga untuk demo di kantor perusahaan listrik. Direktur perusahaan listrik menyanggupi untuk meniadakan pemadaman bergilir. Sebagai bukti dipasanglah iklan besar di media massa. "Mulai hari ini PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR ditiadakan, diganti dengan PENYALAAN LISTRIK BERGILIR."
Lapor ke Polisi
Ada Ada Saja -Paman Bedul adalah seorang anggota polisi. Malam itu dia kebagian piket. Seorang anak tiba-tiba menghubunginya. "Hallo Pak polisi? Saya mau minta tolong, ayah saya sedang dikeroyok oleh 4 orang preman," kata suara disebrang sana.
Paman Bedul bertanya: "Sudah berapa lama, Dik?" Anak itu menjawab : "Sejak 30 menit yang lalu, Pak."
Mendengar itu Paman Bedul bertanya lagi: "Lho?? Kenapa baru telepon sekarang??" Jawaban anak itu: "Soalnya sampai 25 menit yang lalu ayah saya masih unggul Pak."
Ditilang Polisi
Ada Ada Saja -Teman Bedul seorang pelupa. Pertama dia ditilang karena gak bawa STNK. Beberapa hari kemudian ditilang lagi karena gak bawa SIM. Terakhir, oleh polisi yang sama, teman Bedul ditilang karena gak pakai helm.
“Kamu lagi kamu lagi, kalau pelupa jangan bawa motor, jalan kaki saja,” katanya. Beberapa hari kemudian teman Bedul lewat ke jalan itu lagi sambil membawa surat-surat lengkap yakni STNK, SIM dan helm.
Kali ini teman Bedul heran karena polisi itu cuma senyum. Penasaran akhirnya dia bertanya. “Mengapa Pak kok gak memeriksa saya,” tanya teman Bedul. “Buat apa, kan kamu gak pakai motor.”
Beli Satu Dapat Dua
Ada Ada Saja -Bedul jalan-jalan ke pasar. Ketika sampai pada seorang pedagang, dia melihat orang berkerubung menyaksikan pedagang yang tengah mempromosikan barang dagangannya.
"Beli satu dapat dua, beli satu dapat dua," teriak pedagang.
Bedul penasaran. Akhirnya dia mendekat pada pedagang lalu bertanya. "Apa sih barangnya bang."
Sepatu, sambil menunjuk sepasang sepatu."
Kenapa Ayam Menyebrang Jalan?
Ada Ada Saja -Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.
FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.
Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.
Martin Luther King, Jr.:
Saya memimpikan suatu dunia
yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan
tanpa mempertanyakan kenapa.
Plato:
Untuk mencari kebaikan yang lebih baik
Pope:
Hanya Tuhan yang tahu
Kapten James T.Kirk:
Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi
Freud:
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu
menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.
George W Bush:
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang!
Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak,
apa dia bersama kami atau melawan kami.
Tidak ada pihak tengah di sini!
Machiavelli:
Poin pentingnya adalah ayam menyebrang jalan!siapa yang peduli kenapa!akhir dari penyebrangan akan menentukan motivasi ayam itu
Mugabe:
Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyebranginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyebranginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan
Darwin:
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa,
telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu
dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.
Einstein:
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah
ayam itu,
itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.
Darwis Triadi:
Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.
Nelson Mandela:
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan!
Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!
Thabo Mbeki:
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam
dan jalan.
Isaac Newton:
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus
dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam,
terkecuali jika ayam berhenti
karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.
Fox Mulder:
Apakah yang kamu liaht itu benar2 ayam yang menyebrang jalan?
Programmer J2EE:
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan,
maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberangable,
ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk
mengimplementasikan nya
jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan
sudah loosely coupled.
Sutiyoso:
Itu ayam pasti ingin naik busway.
Soeharto:
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua!
Kalo perlu ya dikebumiken saja.
Habibie:
Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi,
dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam
mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.
Lt. Scotty (USS enterprise):
Soalnya sinyal buat beam up nggak nyampe situ, jadi dia mesti nyeberang jalan supaya dapet sinyal
Shakespeare:
To die. in the rain. alone
Nia Dinata:
Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?
Desi Ratnasari:
No comment!
Cinta Laura:
Ayam nyebrang jhalaan..?
Karena gak ada owject...biecheeck. ...
Roy Marten:
Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf..
(sambil sesenggukan) .
Butet Kartaredjasa:
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?
Megawati:
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?
Harmoko:
Berdasarkan petunjuk presiden.
Gus Dur :
Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!"
Flasher:
Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan
perintah 'GoTo And Run' ...
LB Moerdani:
Selidiki! Apakah ada unsur subversif?
Robert Langdon:
Kemungkinan ada konspirasi antara ayam dengan penguasa saat ini. Kita akan pantau jejak ayam di jalan sampai menemukan simbol-simbol yang bisa jadi titik terang
Bill Gates:
Tidak hanya akan ada satu ayam yang menyebrang jalan, akan ada ayam-ayam menyebrang di seluruh jalan di dunia karena kemudahan jalan untuk bisa disebrangi ayam dengan jalan versi 3000!
Putri Diana:
Ayam yang mana di jalan mana? Yang jelas jalanan di seluruh dunia harus dibersihkan dari ranjau darat.
Jose Mourinho:
Ayam itu akan menunggu bola di seberang jalan. Hadang dia dengan dua bek, agar kesulitan untuk menerima umpan.
Jason Bourne:
Apa? ayam itu menyebrang jalan? Sudah kuperintahkan untuk menunggu sampai aku kembali, karena bahaya sedang mendekat.
Aa Gym:
Biarkan ayam itu menyebrang jalan, jangan kita gunjingkan. Karena menggunjing itu dosa. Jagalah hati.
Thomas Alva Edison:
Ayam itu mempunyai keinginan yang kuat untuk sampai ke seberang jalan. Karena untuk menyebrang jalan hanya 1% dibutuhkan bakat, 99% kerja keras.
John F. Kennedy:
Jangan tanyakan apa yang ayam itu lakukan, tapi tanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk ayam itu.
Warren Buffet:
Karena trend pasar sekarang sedang bullish, maka ayam itu menyebrang. Tunggu saja sampai pasar sedang bearish, pasti ayam itu kembali lagi.
Galileo Galilei:
Kecepatan pergerakan ayam ketika menyebrang, tidak bergantung pada berat ayam itu. Semua ayam dengan berat yang berbeda pasti mempunyai kecepatan yang sama ketika menyebrang.
Customer Service:
Selamat pagi, ayam itu pasti ingin ke ATM terdekat. Terima kasih, selamat pagi.
Amrozi:
Kuakui ayam itu memang menyebrang jalan. Tapi itu dia lakukan untuk kebaikan umat manusia di bumi. Jangan salahkan dia.
Saddam Hussein:
Tidak ada yang namanya ayam menyebrang jalan di negara saya. Tapi jika anda akan datang untuk membuktikannya, saya tidak akan mengizinkan.
Kolonel Sanders:
Apa!!! Ada satu ayam yang lolos???
Rhoma Irama:
Yaakh....kharenha bheghithulakh adhanyakh.
Stephen Hawking:
Ayam itu barangkali mengira di seberang jalan ada Black Hole yang bisa tembus ke dunia lain.
Soekarno:
Ia sedang mencari identitas kebangsaannya!
Aburizal Bakrie:
Pasti Ayam Ngungsi Dari Lapindo
SBY:
Ia kurang pengertian dengan kebijakan saya, Dengan ketenangan, kita harus hati-hati,
jangan sampai masalah ini menjadi fitnah dan pembunuhan
karakter ayam, dalam hal ini merupakan kampanye hitam
yang merugikan ayam.
JK:
Ia takut diperdagangkan
Menteri Kesehatan:
Pasti mengidap flu burung
Persepsi dan kognisi bisa memunculkan banyak arti dan pemahaman. Menurut Profesor saya bermain persepsi bisa berbahaya. Faktanya memang begitu, seringkali kita bertengkar karena perbedaan persepsi dan kognisi. Cerita “Kenapa Ayam Menyeberang Jalan” merupakan salah satu contoh bagaimana persepsi dan kognisi orang bisa menghasilkan kesimpulan yang berbeda untuk satu hal yang sama yaitu suatu pertanyaan dengan awalan “Kenapa..”.
Kisah ini semula beredar di kalangan mistikus, gnostikus, pemikir serius, filsuf, ilmuwan, sastrawan, wartawan, jutawan, dermawan, dan para pencari kebenaran lainnya. Di zaman Internet cerita ini beredar dari milis ke milis, dan bisa membuat orang tertawa tanpa mengetahui apa sebabnya. Jika Anda tertarik untuk menambah daftar persepsi dan kognisi menurut versi Anda silahkan isi di bagian komentar tulisan ini.
Cassanova:
Dari seberang jalan, ayam memang terlihat lebih sexy
Deddy Corbuzier:
Saya sudah prediksi ayam itu akan menyeberang
Roy Suryo:
Ini rekayasa, kalau saya teliti dari metadata ayam tersebut bahwa ayam itu telah mengalami modifikasi sedemikian rupa sehingga jadilah dalam tanda kutep ayam yang sempurna. Jadi bahwa ayam ini adalah rekayasa adalah bhenar bahwa 100% ini adalah rekayasa.
Barack Obama:
The Chicken We Believe in! Chicken, Yes We Can !!
Munarman:
Ayam itu menyeberang ke Ahmadiyah???? Hajar!!!!!!!!!!!!!!
Sun Tzu:
Know the chicken, know the road, and you can cross every road
Nobita:
Karena tidak punya "pintu ke mana saja" dan "baling-baling bambu"
Caleg:
Kalau saya terpilih nanti, saya akan memperjuangkan hak-hak ayam untuk bisa menyebrang dengan selamat. Maka cobloslah, eh salah..., contrenglah saya di pemilu nanti
Environmentalist:
Itu karena lingkungan habitat asli ayam-ayam itu telah dirusak oleh pihak-pihak korporasi yg mengeksploitasi sumber daya alam dengan tidak bertanggungjawab!
Maka ayam-ayam itu terpaksa harus menyebrang jalan untuk mencari tempat tinggal baru.
Kami menuntut agar perusakan terhadap alam dan penganiayaan terhadap spesies langka ini dihentikan!
Feminist:
Karena ayam BETINA itu diperlakukan dengan tidak baik oleh ayam JANTAN. Pasti ada masalah kekerasan dalam rumah tangga, atau poligami, atau masalah diskriminasi terhadap BETINA yg lain. Maka Ayam BETINA itu menyebrang jalan untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Tukul Arwana:
Silen Plis, kita coba dengerin dulu dia mau ngomong apa. Ehm, Mas / Mbak Ayam Arwana, kenapa sih, kamu kok menyeberang jalan ?
Pejabat Korup:
Ndak ada itu. Siapa yang bilang ayam itu menyebrang jalan. Harus dibuktikan dulu dong, jangan asal bicara.
Kamtib Dispol pp:
Pasti dia denger bocoran kalo gw ma temen2 mo grebeg tempat mangkalnya, jadi dia keburu kabur nyebrang jalan
Seorang cowok ngapel kerumah ceweknya….
Cow : “sayang aku mo nunjukkin sesuatu sm km..”
Cew : “apa..??” (kata si cewek dgn prsaan deg2an)
Cow : “tapi boleh ga qta msuk kmar dlu..?”
Cew : “boleh..!!” (ktnya dgn snyum manis bgt) stlh msuk kmar….
Cow : “bleh dtutup ga pntunya..??”
Cew : “boleh..!!”
Cow : “boleh dkunci ga…??”
Cew : “boleh..!!” (deg-degan choy..!!)
Cow : “boleh dtutup ga jndelany..?”
Cew : “boleh..!!”
Cow : “boleh dmatiin ga lmpunya..??”
Cew : “boleh bgt…!!”
After lampu mati….
Cow : “kmu mo tau khan ap yg mo ak tnjukkin..??”
Cew : “iya chayang…!!”
Cow : “sini deh…coba kamu pgang tngan aku..”
Cew : “apa seh,,dah ga sabar neh!!”
Cow : “Liat deh…jam tangan aku glow in the dark…!!”
Cew : *#*!!?!#?*!#
Ada 4 orang bersaudara yang telah ditinggal mati oleh kedua orangtuanya. Mereka tinggal di desa dan hidup miskin. Keempat bersaudara itu bernama GARAGARA, SIM, GOBLOK dan TOLOL.
Untuk memperbaiki keadaan, saudara yang tertua, yaitu GARAGARA memutuskan untuk pergi ke kota besar dan mengadu nasib di sana.
Nampaknya GARAGARA sudah berhasil karena ia selalu mengirimkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup
adik-adiknya di desa. Namun karena tidak pernah berkirim kabar barang sedikit pun, adik-adiknya merasa rindu dan
ingin berjumpa dengannya.
Akhirnya mereka memutuskan untuk menyusul kakaknya ke kota dengan membawakan
binatang kesayangan kakaknya, yaitu seekor burung perkutut. Mereka berangkat ke kota mengendarai sebuah motor . .
PRIIITTTTTTT . . . . . ! ! ! ! ! ! ! !
POLISI : Kalian ini sudah mengendarai motor bertiga,
tidak ada yang pakai helm lagi . . . Mana SIM ?
SIM : Saya, Pak.
POLISI : Goblok !
GOBLOK : Saya, Pak.
POLISI : Tolol ! ! !
TOLOL : Saya, Pak.
POLISI : Hah ? !
Kutilang kalian ! ! !
Serempak : Bukan Pak, ini perkutut . . .
POLISI : Apa ? ? ? ? ?
Kalian kemari sebenarnya mau apa sih ?
Serempak : Mencari GARAGARA, Pak.
Polisi : ? ? ! ! ? ? ! ! @ ! ! ? ? ! ! ? ? ?
dari berbagai macam sumber








0 Comments:
Posting Komentar